Nov 6, 2014

Tips Menggunakan AirBnB





Sejak saya menggunakan jasa AirBnB, sebagai pejalan (Traveler) maupun tuan rumah (Host), sudah ada beberapa teman yang menanyakan tips maupun tata cara menggunakannya. Saya sendiri baru aktif menjadi Host sejak awal tahun 2014 (baca di sini) dan pertama kali menjadi Traveler-nya sejak bulan September 2014 di Batukaras. Pada awalnya, saya sering bertanya pada teman saya, Kenny, yang sudah lebih berpengalaman menggunakan AirBnB. Sekarang, lumayan deh, saya pun bisa memberi beberapa tips menggunakan AirBnB ke teman-teman.

Berikut ini beberapa poin yang biasa ditanyakan dan memang perlu diketahui oleh para pengguna baru AirBnB. Semoga bisa membantu kamu, ya.

Alasan saya menggunakan AirBnb:

Sebagai Host:
  • Ingin mengaktifkan aset pasif, yaitu kamar tidur yang sesekali bisa disewakan selama beberapa hari saja. Lumayan, nambah isi celengan.
  • Latihan jadi pemilik penginapan, soalnya saya bercita-cita mempunyai semacam Hostel, guesthouse, atau hotel butik. Amin!

Sebelum Monika, Traveler dari Austria, check out.



Sebagai Traveler:

  • Saya senang penginapan AirBnB yang ada Host-nya, bukan sekadar kamar/rumah kosong lalu dipinjamkan kunci. Selain bisa dapat teman baru, juga lebih enak nanya-nanya jalan dan tips lainnya pada orang yang memang penduduk lokal.

Host saya di Ubud, Bu Kopang.



AirBnB itu mahal atau murah?

Nggak bisa dipukul rata. Penginapan AirBnB ada yang semacam kamar kos ala kadarnya, ada juga yang vila mewah, dengan kelengkapan fasilitas yang bervariasi.

Harus punya akun AirBnB kalau mau booking akomodasi di AirBnB?

Betul!

Enter Airbnb.


Cara bikin akun AirBnB sebagai Traveler:

  • Daftar di https://www.airbnb.com/. Atau, kalau kamu mau dapat diskon US$25 untuk penggunaan pertama, tinggal sign up dari sini. Ketentuan penggunaannya begini: Referral
    Nanti setelah kamu menggunakan diskon (travel credit) ini, otomatis saya juga akan dapat travel credit $25 (oops, besarnya credit tergantung kurs, tapi kira-kira segitulah; update Nov 2015). Makasih, ya! Nah, kamu juga bisa mengundang teman kamu untuk daftar, supaya nantinya kamu pun dapat travel credit lagi. Saya udah 3 kali lho, nginep di Airbnb hampir nggak bayar berkat menggunakan travel credit :D
  • Isi biodata dan apapun yang ditanyakan di formulir pendaftaran, pasang foto profil yang sopan dan wajah kamu terlihat jelas.
  • Verifikasi akun kamu dengan memasukkan data seperti tautan ke Facebook, LinkedIn, kartu identitas, dan nomor telepon. Akun yang diverifikasi (verified) akan lebih dipercaya oleh AirBnB maupun penggunanya. Ibaratnya, kalau kamu ada niat jahat, masa’ sih kamu berani pasang wajah? 


Cara booking penginapan AirBnB:

  • Pilih destinasi dan tanggal kamu akan menginap.
  • Persempit pilihan kamu dengan filter Room Type, Price Range, Neighborhood, Host Language, dan lain-lain. Memilih lokasi juga bisa kamu lakukan di peta yang tersedia. Makin sedikit filter yang kamu isi, makin banyak hasil pencarian (Listing) yang muncul dan mesti kamu sortir lagi. Kalau di kota itu banyak pilihan AirBnB-nya, silakan pusing.
  • Setelah Listing muncul, klik akomodasi yang menarik buat kamu. Perhatikan foto-fotonya, baca semua keterangannya (termasuk fasilitas dan peraturannya). Ini penting, loh! Biar kamu nggak salah ngarep sama akomodasinya trus kecewa trus memble trus liburannya gak seru.
Contoh Listing yang muncul setelah kamu isi berbagai Filter.

  • Klik juga profil Host-nya, dan baca Reviews tentang dia dari Traveler-Traveler yang pernah menginap di tempatnya. Kalau belum ada Review, mungkin dia masih baru jadi Host dan belum pernah nerima tamu.
  • Kalau masih ada yang mau kamu tanyakan ke Host, klik aja Contact Host. Tanyakan dengan sopan apapun yang perlu kamu ketahui tentang akomodasinya, tentang transportasi di kotanya, dan lain-lain. Kalau mereka nggak suka dengan cara kamu nanya, mereka bisa dengan gampang menolak kamu sebagai tamunya.
  • Sebagian akomodasi bisa langsung di-booking, sebagian perlu disetujui dulu oleh Host. Saya termasuk Host yang perlu menilik dulu calon tamu saya. Kalau saya sreg, baru saya setujui dan dia bisa booking. Kamu jangan marah kalau ditolak, mereka kan punya hak untuk menyaring siapa saja yang boleh masuk ke properti pribadinya.
  • Nggak semua Host merespons pesan dengan cepat. Kalau kamu ingin segera dapat akomodasi, kirimlah Request ke beberapa akomodasi, dengan harapan ada dari mereka yang cepat merespons.
Dari keterangan harga sampai jenis tempat tidur, semua bisa ada di About The Listing.

  • Kalau sudah oke dengan semuanya, tinggal bayar deh. Ada sedikit fee untuk pihak AirBnB. Saya biasanya bayar pakai kartu kredit. Pembayaran ini masuk ke pihak AirBnb. Host akan menerima bagiannya dari AirBnB 24 jam setelah kamu check-in nantinya. Kalau kamu booking AirBnB, bayarnya harus lewat AirBnB, nggak bisa tunai.
  • O ya, sebagian Host menambahkan Cleaning Fee, Security Deposit, dan lain-lain. Jangan kaget kalau lihat biaya-biaya perintilan ini.
  • Kalau kamu akan menginap cukup lama, bisa coba nego harga. Misal harga perhari $30, untuk menginap seminggu bisa aja kamu dikasih $180 misalnya. Minta diskonnya yang sopan dan jangan maksa ya, biar nggak ngeselin! (Pengalaman ngadepin Traveler merki!)
  • Booking Itinerary kamu akan dikirimkan AirBnB ke email kamu. Disimpan, ya, keterangan yang ada di situ.


Ketika check-in

  • Membawa oleh-oleh untuk Host bukan keharusan, tapi akan manis sekali jika kamu lakukan ini.  Oleh-oleh bisa berupa sesuatu yang khas dari daerah kamu (lumayan kan, promosi Indonesia!) atau sesuatu yang merupakan hobi si Host (kali aja ada keterangan di Profile-nya).
  • Ikuti semua peraturan yang ada di akomodasi. Jangan seenaknya. Misalnya, kalau nyetel musik dari laptop kamu jangan keras-keras amat. Kalau mau pinjam suatu barang yang nggak termasuk fasilitas yang dijanjikan, bilang dulu ke Host, jangan asal ambil. Yah, standar kesopanan sebagai tamulah. Walaupun kamu bayar, nggak berarti kamu boleh seenaknya.
  •  Jika ada fasilitas yang kamu rasa kurang memuaskan, bilang saja ke Host dengan baik-baik, siapa tahu dia bisa memperbaiki.

Jadilah tamu yang baik dengan mengikuti petunjuk dari Host, apalagi yang menyangkut keamanan rumahnya.



Ketika check-out

  •  Pastikan kamu meninggalkan kamar/rumah/apartemen dalam kondisi bersih dan (cukup) rapi. Buang sampah di tempatnya. Handuk basah jangan diletakkan di atas kasur, sofa, atau apapun yang susah keringnya. Gunakan akal sehat ajalah.
  • Pamit pada Host, jangan nyelonong keluar kayak maling. Kalau Host nggak tinggal di akomodasi tersebut, check out sesuai peraturannya, misalnya letakkan kunci di tempat yang sudah ditentukan. Kalau nggak ketemu Host tapi kamu punya nomor teleponnya, mungkin bisa kamu SMS dia untuk sekadar memberi tahu. 


Menulis Review Untuk Host
  • Sesudah tanggal check out, kamu akan dapat di-email AirBnB, isinya meminta kamu menulis Review untuk si Host. Email yang sama juga dikirimkan ke Host untuk menulis Review tentang kamu. Reviews baru akan muncul di Profile jika kedua belah pihak sudah saling menuliskan.
  • Penulisan Review ada batas waktunya, loh. (Aduh, saya lupa, sebulan atau seminggu ya?) Jadi, usahakan segera menulis Review untuk Host kamu.
  • Pentingnya Review adalah sebagai bahan pertimbangan orang lain untuk memilih Host maupun menerima Traveler. Makanya jadi Traveler atau Host AirBnB mesti jaga kelakuan baik, supaya Review-nya baik juga, dan itu akan mempermudah kamu mendapatkan Traveler maupun Host.
  • Boleh menulis kritik di Review. Tapi kalau kekurangannya masih bisa kamu toleransi, saya sarankan kamu kasih masukan ke dia di pesan pribadi, yang ada gambar gemboknya (di bawah kotak Review biasa). Ini supaya nggak memberi reputasi buruk di mata orang lain, padahal cuma untuk sesuatu yang sepele dan mudah diperbaiki. Sebagai contoh, saya pernah diberi komentar oleh tamu bahwa di kamar mandi saya ada sedikit bagian yang berlumut. Saya nggak dipermalukannya di Review terbuka, dan saya bisa jadikan itu masukan untuk membersihkan kamar mandi lebih baik lagi, agar tamu-tamu berikutnya mendapatkan pengalaman yang lebih baik lagi.
Contoh Reviews dan 'Star Rating System' di Airbnb. Ehem.




Quick Tips for Host:

1.     Minta jasa fotografer gratis dari AirBnB untuk membuat foto akomodasi kamu lebih menarik. Banyak banget foto akomodasi yang buruk, bikin orang nggak tertarik untuk booking. Namun begitu, jasa ini sepertinya baru ada di kota-kota besar. Begini caranya: https://www.airbnb.com/info/photography.

2.     Jangan maksain nerima tamu kalau kamu nggak sreg atau sedang sibuk banget. Kondisi-kondisi ini bisa bikin servis kamu nggak pol ke tamu, yang mengakibatkan tamu kurang nyaman, kurang puas, dan Review buat kamu pun jelek. Rugi, kan?

3.     Menentukan harga memang mesti diraba-raba aja awalnya. Bandingin aja akomodasi kamu dengan yang lain, kira-kira harganya berapa, dilihat dari fasilitas, kondisi bangunan, lokasi, dan lain-lain. Kalau Review buat kamu bagus semua, itu bisa jadi indikasi sudah saatnya kamu menaikkan harga. Dan sebaliknya.

Salah satu yang bikin saya jatuh cinta dengan Airbnb adalah banyak 'personal touch' yang bisa ditambahkan.


Yak, sekian dulu dari saya. Nanti kalau sudah nambah pengalaman lagi, mungkin akan saya tambahkan tips di sini. Sementara itu, selamat ber-AirBnB!  

42 comments:

  1. hai mba, mau nyak nih, di saat payment kredit airbnb ga muncul gimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Felicia,
      pengalaman saya sih, kredit airbnb ini otomatis ngurangin jumlah total payment. Dengan syarat tagihannya minimal $75 di luar fee :)

      Delete
  2. Hi mba,

    Gimana caranya biar tempat kita ber"halilintar"??

    Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo mba Mega, ber'halilintar' maksudnya bagaimana ya?

      Delete
    2. Hallo mbak mau ty kalo booking kita sdh expired krn lwt dr 24 jam apakah kita di black list sama host nya umpama kita mau ulang booking.thanks

      Delete
    3. Hallo Mba Heny,
      setahu saya sih, kalau begitu tinggal booking ulang aja, nggak masalah :)

      Delete
  3. Halo mba vira. Saya mau nanya
    Saya menjadi host untuk pertama kalinya. Ada saran payment method apa yg sebaiknya saya gunakan? Paypal, payoneer?

    Lalu jika tamu sudah datang apa saya harus mengconfirmnya? Terimakasih banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo,
      saya sendiri menggunakan Paypal, nggak tahu-menahu malah tentang payoneer..
      Kalau tamu sudah datang, tidak perlu mengonfirmasi kok :)

      Delete
  4. hi mba,, kebeneran lagi cari2 info soal airbnb..
    saya mau tanya, dari sisi guest setau saya airbnb itu akan keep uang qta smp qta selesai jadi nginep,, nah itukan kata2 nya di KEEP ya, saya mikirnya :

    1. apa itu berarti si airbnb tetep langsung ngecharge ke tagihan CC qta bulan depan tapi uangnya ditahan ke host nya smp qta jadi & selesai nginep, atau
    2. airbnb cuma ngedata CC sbg guarantee bookingan qta, tagihan bulan dpn belum masuk, akan masuk setelah qta jadi & selesai nginep??? klo kondisi ky gini kan mirip BOOKING.COM tu jd data CC qta cuma didata tapi tdk terjadi pembayaran smp bts waktu tertentu (biasanya 1-3 hari sebelum qta nginep)

    dari 2 kondisi itu mana yg bener untuk kasus airbnb ini ya???

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo mba Novi Yanti,

      sepengertian saya sih kayak booking.com gitu. tapi kalo booking.com kan nanti kita bayarnya langsung ke host/hotelnya ya, sedangkan airbnb udah langsung dibayarkan dari airbnb ke host :)

      Delete
  5. hi mba,
    nyewain lewat airbnb aman gak sih? agak khawatir juga karena dengar berita yang apartemennya jadi joroklah, trus tamunya nginep gak mau keluar. mohon tipsnya mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo..

      hm, gimana ya jawabnya..
      semua pasti ada risikonya sih..
      tapi pengalaman saya (dan banyak orang lain) sih alhamdulillah ga ada yang aneh2 sejauh ini..

      paling tidak, sortir/perhatikan benar2 calon tamunya dari profile mereka, serta review2nya.
      kalo gak sreg, jangan diterima. mesti pake feeling juga sih mbak.

      Delete
  6. Hi Mba Vira! Salam kenal

    Saya perdana nih pke AirBnB krn udh ga bisa toleran sm kondisi hostel (faktor u sepertinya) :'D jd mau coba akomodasi ini

    Dari 5 host yg baru saya request, 3 host declined tapi yg menerima saya 2 host termasuk salah 1nya superhost, syukurlah! padahal saya 1st timer. Apa krn faktor greeting pke kata2 cantik kali ya^^ *ge-er*

    Semoga saya cocok dg AirBnB dan seterusnya, saya pakai AirBnB u/ trip saya ke Amsterdam :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Utie,
      Wah, semoga pengalaman perdananya mulus dan menyenangkan yaa..
      Selamat jalan-jalan..! :D

      Delete
  7. Sedang mempelajari cara menggunakan airbnb dan nemu blog ini. Sepertinya menarik untuk dicoba, sementara jadi travelernya dulu, hehe..

    Terima kasih infonya, mba Vira..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat mencoba menginap dengan Airbnb, Mas Hilmi.. Semoga pengalamannya menyenangkan :D

      Delete
  8. Anonymous10:18 AM

    Halo kak, kl kita booking airbnb dg kartu kredit ortu tp ortu ga ikut traveling bisa ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, bisa aja kok, soalnya nggak ada yang akan ngecek kartunya. Tapi pastikan ortu kamu tahu yaa :)

      Delete
  9. hai mba,,salam kenal ya. mba aku mau tanya dong ini pertama kali aku mau gunain airbnb nih mau ke US. Kalo sewa private room gitu bisa buat 2 orang gak sih mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Denie,
      Tiap property/listing Airbnb punya peraturannya masing-masing. Kamu bisa lihat di Description-nya, kamar/rumah/apartemen yang disewakan bisa menerima maksimal berapa orang.

      Delete
  10. halo mbak, mbau nanya donk kalo travel credit itu digunakannya saat bgmn sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Adalya,

      travel credit bisa digunakan saat kamu booking airbnb dengan nilai transaksi minimal $75 sekali booking.
      Jadi, misal kamu punya travel credit $20. Trus kamu mau nginep di Airbnb yang harganya $30/malam, selama 3 malam (total $90). Pas di halaman konfirmasi transaksi, kamu pilih yang pilihan pake coupon (saya lupa apa istilahnya, tapi ada di bawah jumlah total transaksi). Nanti otomatis total transaksi kamu dikurangi jumlahnya (total 90, kamu pake credit 20, jadinya kamu cuma akan ditagih $70). Tapi ini di luar fee ya, yang cuma $1an kalo ga salah.

      Delete
    2. oh baiklah thank you infonya mbak :)

      Delete
    3. Maaf mba mau tanya... brrt kalo travel creditnya cm $20 dan transaksi pertama kita cuma $38 kita ga bisa pake travel creditnya dong ya? Harus minimal $75 gtu transaksinya?

      Delete
    4. Iya, betul begitu :)

      Delete
  11. Looking for a car in Yogyakarta?
    Great Service & Low Price

    contact us : whatsapp : +628994145356 ( tri )

    ReplyDelete
  12. Anonymous2:58 PM

    halo mba,

    mau nanya, coupon code nya diisi apa ya? ini harus diisi.
    saya ini baru pertama kali menggunakan air bnb.

    thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo,
      Setahu saya, kalau transaksi (di luar service fee) sudah mencapai USD75, otomatis kupon digunakan. Kalau kita gak mau pake kupon, malah tinggal klik pilihan "remove coupon".
      Kalo ga ada pilihan itu, berarti mungkin nilai transaksinya nggak nyampe USD75 (di luar service fee)?

      Delete
  13. Halo kak, aku mau tanya soal safe deposit airbnb. Itu bakal di charge dari kartu kredit kita terus uangnya dibalikin (kalau kita nggak ngelakuin kerusakan), atau ga dicharge dari awal kecuali kalau host nge-klaim. Terima kasih 🙂. Ini pertama kali aku pakai airbnb dan agak khawatir juga soal ketentuan ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Kak Ariesta, setahuku sih deposit baru didebet kalo ada klaim. Tapi kayaknya untuk di-klaim pun gak sesimpel karena diaduin doang deh, kayaknya mesti melewati prosedur2 lain.. aku kurang paham detailnya.

      Delete
  14. Kak Vir, belum pernah coba pake apps Airbnb ini. Itu pas check out ga ada aturan tertulis kan ya, beberapa baca blog pengalaman pake Airbnb ini rata-rata dirapihin dulu, gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo soal check out ngerapihin kamarnya dulu sih, gak ada aturan tertulis yang baku dari airbnb-nya setahuku. palingan kalo host-nya bikin peraturan begitu, ya kita mesti turutin.

      Delete
  15. Kak, mau tanya, ini baru pertama kali pake airbnb sih,pas ak mau bayar tiba2 ada reservation fee, itu udh include dr harga sewa kita ato itu trmasuk tambahan lagi. Makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf aku kurang paham fee yang mana. tapi yang kita bayarkan yang tercantum di akhir tagihan. memang ada sih fee dari airbnb-nya :)

      Delete
  16. Bagus sekali infonya mbk Vira, Alhamdulillah bermanfaat, cheers

    ReplyDelete
  17. Dear kak vira..

    Mau tny, kl kita book by cc.. Apakah di cc kita ke debet pada hari H saat booking? Atau gmn? Mohon infonya.

    Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mbak Ratna..

      Setahu saya sih iya begitu, Mbak.. tagihannya pada tanggal kita booking.

      Delete
  18. Wah..sempet mau pakai AirBnB udah tanya-tanya, trus kemudian ragu. Baca ini jadi lebih paham. Boleh juga kapan-kapan dicobain.

    ReplyDelete
  19. mau tanya

    teman saya sudah register lewat link referral dan ybs juga sudah selesai menginap seperti reservasi yang dilakukan

    tapi mengapa gak mendapat travel credit hasil referral sejumlah $25 ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Acha
      teman kamu jumlah transaksinya (di luar fee & tax) nyampe $75? (seperti yang di link di atas, saya copas lagi di sini ya -> https://www.airbnb.com.sg/referrals/terms_and_conditions?offer_name=default )
      dan apa dia milih opsi untuk pake travel creditnya pas pembayaran?

      Delete
  20. Enter your comment...salam kenal mbak.. kalo host minta uang jaminan itu ntar masuknya ke airbnb ya? trus ntar di refund ke kita kapan? terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya, kalau pakai kartu kredit, uang jaminan (deposit) itu nggak masuk ke mana-mana kalau memang gak dipakai akhirnya.

      Delete